Kelebihan dan Kekurangan Beberapa Sistem Operasi

  1. Sistem Operasi DOS
    • Kelebihan
      1. Pengoperasian mudah
      2. Space ruang hardisk bebas (tidak teralu besar)
      3. Memori kecil
      4. Kompatibel semua software dan hardware.
    • Kekurangan
      1. Mode operasi dalam bentuk teks
      2. Kurang kompatibel terhadap beberapa program beroperasi pada mode grafis
  2. Sistem Operasi Windows
    • Kelebihan
      1. Sistem dan juga interface yang user friendly / Mudah digunakan
      2. Pilihan aplikasi yang banyak dan berlimpah
      3. Memiliki fitur troubleshooting yang sangat membantu
      4. Mendukung banyak sistem partisi
      5. Compatible dengan aplikasi office
      6. Banyak programmer yang memahami Microsoft Windows, sehingga mudah dikembangkan dan juga diperbaiki
      7. Support berbagai jenis hardware jaringan computer
    • Kekurangan
      1. Sistem operasi yang memiliki harga cukup tinggi untuk versi basic dan home
      2. Rentan terhadap serangan virus
      3. Keamanan yang mudah dihack
      4. Terlalu Cepat Update
      5. Patch sana patch sini
      6. Menggunakan RAM Cukup Besar
  3. Sistem Operasi Mac OS
    • Kelebihan
      1. Kestabilan lebih baik karena menggunakan UNIX
      2. Mac OS ini merupakan sebuah system operasi exclusif untuk Mac, maka kualitas dan support kedepannya lebih terjamin
      3. Mudah digunakan dan apabila kesulitan dapat terdapat pula training centrenya
      4. Lebih aman dari gangguan virus, Spyware dll. Oleh sebab itu produk Mac menjadi sebuah pilihan bagi mereka yang sudah kesal dengan namanya virus
      5. Mac OS juga memiliki fitur yang namanya “Sherlock” program ini tidak hanya mencari di internal hardisk saja, tetapi di internet juga sesuai keyword yang diinginkan
      6. Sulit dibajak
      7. Dokumen yang diolah pada Mac dapat dibaca pada OS lain, begitu pula sebaliknya.
      8. Untuk tampilan tidak perlu diragukan lagi, Mac OS memang selalu memberikan tema yang smoth dan indah.
    • Kekurangan
      1. Tidak dapat digunakan pada perangkat lain, jadi hanya khusus untuk perangkat dari apple
      2. Tidak cocok untuk pekerjaan berat seperti bermain game
      3. Software yang dimiliki oleh Mac OS tidak begitu banyak seperti windows
      4. Harga lebih mahal karena exclusif.
  4. Sistem Operasi Linux
    • Kelebihan
      1. Open source
      2. Lebih “kebal” virus
      3. Aplikasi bawaan relatif lengkap
      4. Driver relatif lengkap
      5. Software center yang relatif mumpuni
    • Kekurangan
      1. Tampilan menuntut adaptasi
      2. Aplikasi relatif sedikit apabila dibandingkan dengan sistem operasi lain
      3. Kurang cocok untuk gaming
  5. Sistem Operasi Unix
    • Kelebihan
      1. UNIX adalah sistem operasi yang hampir gratis.
      2. Multitasking, bisa menjalankan banyak tugas bersamaan pada satu waktu
      3. Sistem file hirarkis, mengatur informasi atau data dalam bentuk yang mudah diingat dan diakses
      4. Portabilitas, yang dapat dengan mudah disesuaikan dengan komputer lain.
      5. Multiuser, bisa dipakai oleh banyak user sekaligus
      6. Sistem file yang stabil untuk database, server Internet, Intranet, file-server, pengembangan Java klien-Internet
      7. Memiliki kinerja yang lebih baik daripada Windows NT
    • Kekurangan
      1. Sulit digunakan untuk pengguna biasa
      2. Tampilan kurang menarik
      3. Masih belum banyak game besar yang mau berjalan di platform ini
      4. Membutuhkan memori yang cukup besar
      5. Beberapa perangkat keras sulit untuk menyediakan driver untuk Linux
  6. Sistem Operasi Amiga
    • Kelebihan
      1. Lebih aman, lebih mudah dalam mengakses data.
      2. Lebih bagus penampilannya. 
      3. Bisa menjalankan video sebagai wallpaper. 
      4. Grafis lebih bagus (otomatis lebih berat). 
      5. Lebih cepat menjalankan program (tetapi harus dengan memori besar, karena system di vista dimutahirkan dengan algoritma efisien dalam menjalankan aplikasi). Penjadwalan proses lebih baik, penanganan deadlock lebih baik, mendukung partisi hard disk secara virtualisasi
      6. Secara rata-rata win vista lebih irit memakan power dan mendukung dalam multi-processor.
    • Kekurangan
      1. Fitur-fitur canggihnya bekerja optimal hanya pada lingkungan windows.
      2. Bila spek computer minim akan terasa berat dan terlalu banyak tampilan yang seharusnya digunakan. 
      3. Pemasaran win vista tidak begitu diminati user daripada win XP. Dikatakan produk gagal.
  7. Sistem Operasi Google Chrome
    • Kelebihan
      1. Hanya Butuh Hitungan Detik Untuk Booting
      2. Kemanan Chrome Browser & OS Chrome Akan Selalu Terupdate Secara Otomatis
      3. Didukung Oleh Arsitektur X86
      4. Kemudahan Dalam Mencari Menu Aplikasi
    • Kekurangan
      1. Kekurangan pada Chrome OS privasi dari Google yang menyimpan 2% Interpretation pencarian pengguna,lengkap dengan alamat IP yang di gunakan oleh pengakses.
      2. Keamanan yang sudah di rancang oleh pengembang juga memiliki kekurangan yaitu adanya bugs pada browser chrome. Sehingga ketika kita membuka suatu halaman web browser menjadi crash.
  8. Sistem Operasi Garuda OS
    • Kelebihan
      1. GARUDA bisa diperoleh secara bebas tanpa harus mengeluarkan biaya untuk pembelian lisensi
      2. GARUDA adalah sistem operasi legal yang bisa dipergunakan oleh siapa saja
      3. Banyak software windows yang bisa dipakai
      4. Proses instalasi tidak terlalu rumit
      5. Aman dari gangguan virus komputer, stabilitasnya tinggi.
    • Kekurangan
      1. Masih turunan linux jadi Office yang digunakan adalah Office standard yaitu Libre Office bukan asli karya anak bangsa tapi inovasi asli anak bangsa
      2. Driver bawaan motherboardnya ada yang tidak bisa terinstal.seperti driver soundcard
      3. Adanya sedikit bug yang mengganggu. Bug adalah kesalahan pada komputer baik disebabkan oleh perangkat lunak ataupun perangkat keras sehingga komputer tidak bekerja dengan semestinya.
  9. Sistem Operasi BlankOn
    • Kelebihan
      1. Ringan, cocok buat komuter atau laptop yang mempunyai spesifikasi rendah
      2. Mudah proses installasinya
      3. Hemat sumber daya
      4. Tidak mudah terjangkit virus
      5. Tentunya blankon adalah linux asli buatan indonesia, jadi support dalam bahasa indonesia
      6. Mempunyai beberapa bahasa asli Indonesia, batak, dll
      7. Mempunyai beberapa aplikasi yang sudah menjadi bawaan paket linux blankon7
      8. Tentunya, karena linux ini sifatnya open source jadi mudah untuk mengembangkannya…siapapun tanpa terkecuali
      9. compatible dengan berbagai hardware
      10. Lansung support dengan WiFi dan multimedia
    • Kekurangan
      1. Linux masih kurang support untuk beperapa pembuat permainan atau games
      2. Hampir semuanya software yang telah ada merupakan hasil jerih payah komunitas, tapi sebagian kecil merupakan dukungan dari hardwarenya
  10. Sun Solaris OS
    • Kelebihan
      1. Bebas didistribusikan
      2. Sistem restore mirip dengan restore pada windows
      3. Virtualisasi dalam berbagai bentuk
      4. Skalabilitas pada oracle solaris sangat tinggi
      5. Sistem file yang stabil
    • Kekurangan
      1. Versi berbayar sangat mahal
      2. Izin yang diberikan kurang
      3. Driver pada hardware masih kurang
  11. Sistem operasi BeOs
    • Kelebihan
      1. Arsitektur yang kuat untuk multimedia
      2. Mendukung multiprosesor
      3. Mendukung 64 journaling file sistem.
    • Kekurangan
      1. Hanya dapat digunakan pada Hardware modern (BeBOX)
      2. Untuk menjalankannya dibutuhkan Aplikasi Virtual seperti Qemu atau Vmware

Sejarah Cloud Computing

Sejarah Perkembangan Cloud Computing. Cloud computing merupakan sebuah sistem penyimpanan data yang mulai banyak dipakai oleh perusahaan atau organisasi karena dianggap mampu memberikan kemudahan serta beragam manfaat seperti efisiensi secara ekonomi dan masih banyak lagi manfaat yang lainnya.

Lalu, bagaimanakah sebenarnya sejarah cloud computing itu sendiri? Sebelum mulai membahas mengenai sejarah cloud computing, mari kita bahas terlebih dahulu mengenai apakah sebenarnya arti dari sistem cloud computing itu sendiri.

Pengertian Cloud Computing

Cloud Computing atau yang sering juga disebut dengan komputasi awan adalah beberapa teknologi computer yang digabung (komputasi) di suatu jaringan dan menjadikan internet sebagai basisnya. Hal ini memiliki beberapa fungsi seperti menjalankan aplikasi dan program dengan menggunakan beberapa computer yang memiliki koneksi yang sama dengan waktu yang bersamaan.

Namun satu yang perlu Anda ingat bahwa tidak semua computer yang terkoneksi menggunakan layanan cloud computing. Dengan kata lain kita bisa menganggap bahwa teknologi Cloud Computing ini menjadikan internet sebagai pusat dari server dan akan digunakan untuk mengelola data dan aplikasi dari pengguna. Dalam penggunaan teknologi ini, pengguna tidak perlu melakukan proses instalasi dan memungkinkan pengguna untuk melakukan akses data pribadi menggunakan internet dengan computer mereka sendiri.

Sejarah Perkembangan Cloud Computing

Cloud computing sendiri sebenarnya merupakan hasil dari evolusi yang berlangsung secara bertahap. Sebelum cloud computing mulai booming seperti sekarang ini, terlebih dahulu terjadi beberapa fenomena seperti virtualisasi, grid computing, ASP / application service provision dan juga Software as a service atau yang lebih dikenal pula dengan sebutan SaaS. Sebenarnya, pada tahun 60 an pun sudah mulai muncul konsep yang menyatukan beberapa sumber computing dengan menggunakan jaringan yang bersifat global.

Pada saat itu, sistem seperti ini disebut dengan “Intergalactic Computer Network”. Sistem ini diciptakan oleh J.C.R. Licklider yang kemudian menjadi penanggung jawab atas pembangunan Advanced Research Projects Agency Network (ARPANET) tepatnya pada tahun 1969. Licklider memiliki sebuah cita-cita dimana ia ingin setiap orang di dunia ini mampu terhubung satu sama lain dan mampu mengakses data serta program dari berbagai sistus dan dari berbagai tempat.

Penambahan Konsep Oleh Para Pakar

Berdasarkan dari dasar pendapat Liclider inilah kemudian perkembangan cloud computing mulai berlanjut. Beberapa ahli atau pakar kemudian memberikan tambahan mengenai konsep Licklider. Salah satunya adalah John McCarthy. John kemudian memberikan gagasan mengenai sebuah jaringan computing yang kemudian akan menjadi infrastuktur untuk public.

Sejak saat itulah kemudian cloud computing atau sistem komputasi awan ini mulai berkembang dan berjalan secara seiringan dengan perkembangan web dan juga internet. Namun, pada tahun 1990an terjadi perubahan bandwidth yang bisa dikatakan cukup besar sehingga membuat internet menjadi lebih dahulu berkembang dibandingkan dengan perkembangan Cloud Computing. Seiring berjalannya waktu, kini mulai terlihat bahwa jaringan internet lah yang seakan menjadi pendorong utama sistem cloud computing.

Batu Loncatan pada Tahun 1999

Pada tahun 1999, storage.salesforce.com seakan menjadi batu loncatan yang sangat berarti bagi sejarah perkembangan cloud computing. Mengapa? Karena situs tersebut merupakan pencetus yang pertama untuk aplikasi perusahaan yang dijalankan dengan Internet. Yang kemudian perkembangan cloud computing disusul dengan web Amazon pada tahun 2006 yang menggunakan teknologi Elastic Compute Cloud.

Teknologi ini memungkinkan terdapatnya situs layanan web yang bisa dikomersialkan dan juga memungkinkan beberapa perusahaan kecil atau besar dan juga individu untuk dapat menyewa computer atau juga server yang kemudian dapat difungsikan untuk memnjalankan setiap aplikasi yang mereka miliki. Batu loncatan besar lainnya datang pada tahun 2009. Pada saat itu, Google dan perusahaan besar lainnya mulai menawarkan aplikasi dengan browser sebagai dasarnya. Sebut saja seperti Google apps.

Pada dasarnya, cloud computing bisa sangat cepat menyebar dan menjadi sangat disukai karena adanya layanan yang mudah untuk dikonsumsi sehingga banyak orang yang menerimanya dan akan memberikan efek penerimaan yang luas. Selain itu, ada beberapa faktor lain pula yang mempengaruhi cepatnya sejarah perkembangan cloud computing seperti matangnya teknologi visual, perangkat lunak yang bersifat universal, serta perkembangan bandwidth dengan kecepatan tinggi.Info sejarah cloud computingfase perkembangan cloud computingsejarah perkembangan cloud computingfase perkembangan dari cloud computingcase perkembangan cloud computingsejarah saassejarah ditemukannya mobile computingsejarah di temukan nya claud computingPerkembangan bandwith beserta sejarah nyapenemu couldcomputing

Arsitektur Cloud Computing

Sistem Arsitektur Cloud Computing
• Front-end = user

• Back-end

– Cloud Services adalah produk, layanan dan solusi yang dipakai dan disampaikan secara real-time melalui media Internet. Contoh yang paling popular adalah web service – Cloud Storage : layanan penyimpanan data – Cloud Infrastructure merupakan penyampaian infrastruktur komputasi sebagai sebuah layanan

  1. Software as a Service (SaaS) SaaS adalah salah satu bentuk cloud computing yang sudah diketahui dan digunakan secara luas. SaaS menyediakan software atau perangkat lunak sebagai layanan bagi banyak pengguna melalui web browser dan perangkat lunak tersebut tidak terinstal di komputer lokal.
  2. Platform as a Service (PaaS) PaaS menyediakan server virtual dimana pelanggan dapat menjalankan aplikasi yang sudah ada maupun untuk membangun aplikasi baru tanpa harus khawatir untuk melakukan perawatan sistem operasi, perangkat keras server, load balancing, atau kapasitas komputasi. Penyedia layanan PaaS menyediakan API (Application Programming Interface) atau development platform untuk membuat dan menjalankan aplikasi pada cloud (internet).
  3. Infrastructure as a Service (IaaS) Ini adalah sebuah layanan yang menyediakan sumber daya teknologi informasi dasar, yang meliputi media penyimpanan, processing power, memori, sistem operasi, kapasitas jaringan dan lainlain, yang dapat digunakan oleh pelanggan untuk menjalankan aplikasi yang dimilikinya

Model Penyebaran

  1. Hybrid Cloud Merupakan gabungan dua atau lebih dari jenis cloud computing (private, public, atau community). Dalam hybrid cloud, perusahaan dapat memilih proses bisnis mana yang bisa dipindahkan ke public cloud dan proses bisnis yang harus tetap berjalan pada private cloud. Gunakan Hybrid Cloud bila usaha anda memiliki salah satu ciri-ciri dibawah ini : Perusahaan anda menggunakan aplikasi SaaS dan memerlukan sistem keamanan yang tinggi. Pada kasus seperti ini, maka Private Cloud diterapkan di dalam firewall dan ditambahkan pula Virtual Private Network (VPN) sebagai pengaman tambahan. Nah, dengan cara inilah private cloud dan Public Cloud telah dipadukan. Perusahaan anda memberikan layanan untuk konsumen yang beragam. Misalnya saja perusahaan yang menangani klaim pembayaran untuk agen asuransi, perusahaan pengiriman barang, atau layanan pemeriksaan kredit untuk bank-bank lokal. Nah, pada perusahaan-perusahaan semacam ini anda bisa menggunakan Public Cloud untuk membuat suatu wadah online agar setiap konsumen anda bisa mengirimkan permintaan dan meninjau status mereka. Sedangkan Private Cloud digunakan untuk mengatur dara konsumen
  2. Public Cloud Layanan cloud computing yang terbuka untuk umum yang bersifat gratis maupun berbayar. Pengguna dapat langsung menggunakan layanan dengan mengikuti ketentuan yang berlaku dari pihak provider. Pilihlah bentuk Public Cloud bila usaha anda memiliki ciri-ciri berikut ini : Aplikasi untuk menjalankan pekerjaan digunakan oleh banyak orang Anda menggunakan aplikasi SaaS (Software as a Service) dengan tingkat keamanan yang tinggi Anda membutuhkan kapasitas tambahan untuk saat-saat sibuk (peak time) Anda sedang melakukan proyek-proyek kolaborasi.
  3. Private Cloud Infrastruktur Cloud yang disediakan khusus untuk memenuhi kebutuhan internal suatu perusahaan. Private cloud ini dimiliki, dioperasikan, dan diatur oleh organisasi atau departemen IT pada suatu perusahaan sementara departemen lain sebagai konsumennya. Gunakan bentuk Private Cloud bila bisnis anda termasuk dalam kategori dibawah ini : Data dan aplikasi merupakan bisnis anda, sehingga dibutuhkan pengamanan dan kendali penuh. Bisnis anda merupakan bagian dari industri yang harus memiliki tingkat keamanan dan privasi data yang tinggi. Perusahaan anda cukup besar sehingga anda harus menggunakan Cloud data center yang efesien dan efektif.
  4. Community Cloud Layanan cloud computing yang eksklusif dibangun untuk komunitas tertentu yang memiliki konsentrasi pada bidang yang sama. Read more : https://www.wendyandriyan.info/2018/02/model-penyebaran-cloud-computing-lengkap.html

Introduce Yourself (Example Post)

This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.

You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.

Why do this?

  • Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
  • Because it will help you focus you own ideas about your blog and what you’d like to do with it.

The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.

To help you get started, here are a few questions:

  • Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
  • What topics do you think you’ll write about?
  • Who would you love to connect with via your blog?
  • If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?

You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.

Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.

When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.

Design a site like this with WordPress.com
Get started